
1. RAJA AMPAT
Kepulauan Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau yang berdekatan dan berlokasi di barat bagian Kepala Burung(Vogelkoop) Pulau Papua. Secara administrasi, gugusan ini berada di bawah Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Kepulauan ini sekarang menjadi tujuan para penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya. Empat gugusan pulau yang menjadi anggotanya dinamakan menurut empat pulau terbesarnya, yaitu Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta. Untuk dapat mencapai daerah wisata Raja Ampat ini dapat dilakukan melalui jalur udara melalui Kota Jayapura atau dari Jakarta via Makasar ke Kota Sorong Propinsi Papua Barat, kemudian dapat melanjutkan perjalanan dengan agen tour Raja Ampat yang ada di Kota Sorong.
Agen Tour Wisata Raja Ampat : Andre (082399798211-WhatsApp) atau
melalui Instagram pacetrip_raja_ampat
Biaya 1 Hari Trip
Dari Jayapura-Sorong (hari jumat)
Tarif Tiket Pesawat (jayapura-sorong) Rp. 850,000
Biaya 1 Hari Trip (Min. 10 org) @ Rp. 1,500,000,-
* Biaya termasuk :
- Private Speedboat trip
- Tarif Masuk Spot
- Makan siang
- Air mineral selama trip
- Alat Snorkling
- Life Jacket
*Biaya tidak termasuk:
- Tiket Pesawat
- Hotel Penginapan di Sorong
- Pin/KJL (Kartu Jasa Lingkungan) Raja Ampat
Rp. 500,000/org
Spot-Spot Wisata Di Raja Ampat yang akan di Kunjungi:
1. Piaynemo (Naik Ke Puncak dan Lihat Pemandangan yang indah, ini juga tempat Presiden Jokowi pernah berfoto)
2. Telaga Bintang (Naik ke Puncak yang tidak terlalu tinggi dan dari atas puncak ini dapat melihat telaga yang berbentuk bintang)
3. Sawandarek (Bisa jalan2 sebentar lihat kampung/desa dan disini spot snorklingnya bagus, juga bisa langsung kasih makan ikan di sini dengan beraneka ragam ikan yang muncul dari dalam laut)
4. Yenbuba (Snorkling dgn bisal lihat koral dan ikan2 yang juga bisa langsung kasih makan)
5. Pasir Timbul (Berjalan di atas hamparan pasir putih bersih yang timbul akibat adanya fenomena yang terjadi saat air laut sedang surut. Di momen-momen tertentu, pasir putih akan menonjol, serta bisa dipakai untuk duduk-duduk santai atau hanya sekedar menikmati bersihnya pasir putih)
Biaya 3 Hari 2 Malam Trip
Biayanya Rp. 3,500,000,-
* Biaya termasuk :
- Jemput bandara
- Speedboat trip
- Penginapan di Raja Ampat
- Makan minum Selma di Raja Ampat (B L D)
- Life Jacket
- Dokumentasi Trip
- Tour guide
- Tarif masuk tiap spot
- Air mineral selama trip
* Biaya Tidak Termasuk:
- Tiket PP Pesawat
- Hotel di Sorong
- Pin/KJL ( Kartu Jasa Lingkungan) Raja Ampat Rp 500,000/orang
Spot-spot Wisata Di Raja Ampat yang akan di kunjungi:
1. Teluk Kabui (Teluk Kabui berada di antara Pulau Waigeo dan pulau Gam. Pulau Waigeo merupakan tempat Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Teluk Kabui ini memiliki puluhan pulau karang yang tersebar nan cantik. Pulau-pulau karang ini memiliki ukuran yang bermacam-macam dari yang besar hingga kecil. Perairan teluk Kabui juga dihiasi oleh air laut yang biru dengan ribuan ikan-ikan laut yang jarang kita lihat di perairan manapun. Saat matahari terik, tanpa menyelam kita bisa meilhat terumbu karang)
2. Batu Pensil (Menjelajahi kawasan Teluk Kabui di Raja Ampat, traveler bisa berjumpa dengan Batu Pensil yang unik. Inilah ikonnya Teluk Kabui yang paling terkenal. Batu Pensil, bentuknya berupa batu raksasa yang berdiri tegak di tengah lautan Teluk Kabui, Raja Ampat)
3. Friwen (Pantai Friwen memiliki kecantikan alami yang luar biasa. Pasir-pasir putih menghiasi pesisir, dengan pepohonan rindang serta gradasi air laut berwarna biru muda dan tua yang senada)
4. Piaynemo (Naik Ke Puncak dan Lihat Pemandangan yang indah, ini juga tempat Presiden Jokowi pernah berfoto)
5. Telaga Bintang (Naik ke Puncak yang tidak terlalu tinggi dan dari atas puncak ini dapat melihat telaga yang berbentuk bintang)
6. Sawandarek (Bisa jalan2 sebentar lihat kampung/desa dan disini spot snorklingnya bagus, juga bisa langsung kasih makan ikan di sini dengan beraneka ragam ikan yang muncul dari dalam laut)
7. Yenbuba (Snorkling dgn bisal lihat koral dan ikan2 yang juga bisa langsung kasih makan)
8. Pasir Timbul (Berjalan di atas hamparan pasir putih bersih yang timbul akibat adanya fenomena yang terjadi saat air laut sedang surut. Di momen-momen tertentu, pasir putih akan menonjol, serta bisa dipakai untuk duduk-duduk santai atau hanya sekedar menikmati bersihnya pasir putih)
2. Perbatasan Republik Indonesia Dan Negara Papua New Guinea

Daerah Perbatasan Republik Indonesia dan Negara tetangga Papua New Guinea, merupakan salah satu pos tapal batas yang baru saja di tata kembali oleh pemerintah Indonesia beberapa tahun terakhir ini, daerah perbatasan ini merupakan salah satu destinasi wisata yang wajib di kunjungi jika berkunjung ke Jayapura, Papua. Disini kita dapat berbelanja pada pasar daerah perbatasan antara kedua negara tetangga, dan juga dapat menikmati pemandangan dari atas Menara perbatasan serta dapat berdiri di tepi tebing tinggi yang mengarah ke arah laut negara Papua New Guinea serta dapat melihat Perkampungan di sekitar tapal batas ini.
3. Koya

Koya adalah salah satu daerah transmigran di Papua yang berada pada Kecamatan Muara Tami, Jayapura yang mana merupakan daerah yang selalu di lewati ketika ingin bewisata ke Tapal Batas RI & Negara Tetangga PNG. Pada daerah Koya ini terdapat dua daerah kelurahan, yaitu Koya Timur dan Koya Barat yang mana sebagian besar masyarakatnya membudidayakan ikan nila sehingga tedapat banyak kolam/tempat pemcancingan yang menjadi salah satu tempat rekreasi bagi keluarga.
4. Jembatan Holtekamp Jayapura

Jembatan Holtekamp ini merupakan salah satu mega proyek yang sementara dalam proses konstruksi yang rencananya akan di resmikan pada tahun 2019. Jembatan ini menghubungkan daerah kota Jayapura dan daerah Holtekamp & Koya serta wisata daerah Perbatasan RI & PNG
5. Pantai Base G Jayapura

Pantai Base G yang berlokasi di Tj. Ria, Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, merupakan salah satu ikon kota Jayapura yang kaya akan nilai sejarah. Nama Base-G berasal dari fungsi awal pantai ini sebagai “homebase” pasukan Sekutu pada Perang Dunia ke-2. Huruf “G” (Abjad urutan ke-7) menandakan bahwa tempat ini merupakan “homebase” ke 7. Konon, pada masa itu, Pantai Base-G menjadi titik menghimpun kekuatan bagi pasukan Sekutu yang dipimpin Jenderal McArthur sebelum menggempur pasukan Jepang di wilayah Filipina. Namun, kini pantai ini lebih banyak dipakai untuk tujuan wisata
6. Danau Sentani

Danau Sentani merupakan salah satu Danau yang menjadi objek wisata utama Kabupaten Jayapura, karena keindahan alamnya yang dapat langsung dinikmati oleh para wisatawan ketika landing dengan pesawat di Bandar Udara Sentani di Kabupaten Jayapura, yang letaknya sangat berdekatan dengan Danau ini. Serta ketika melakukan perjalanan dari daerah Kabupaten Jayapura menuju Kota Jayapura yang mana akan melewati pesisir daerah Danau Sentani.
Danau ini memiliki memiliki luas sekitar 9.360 hektar dan berada pada ketinggian 75 mdpl, yang juga menampilkan sisi pegunungan Cyclops yang terbentang dan menjulang tinggi pada sisi lain dari Danau Sentani.
7. Danau Love

Danau Love atau Telaga Cinta ini terletak di Kecamatan Ebungfau, Kabupaten Jayapura. Danau ini terkenal karena memiliki bentuk yang unik yaitu berbentuk seperti hati (Love) sehingga di namakan Danau Love. Hamparan bukit hijau pada sekeliling danau ini menambah keindahan danau ini dan memunculkan kesan romantis yang menjadi salah satu spot foto favorit di Jayapura.
8. Tugu McArthur

Tugu McArthur merupakan saksi sejarah besar Perang Dunia ke-2 yang terjadi di tanah Papua. Tugu ini menjadi peringatan datangnya pasukan sekutu di wilayah Pasifik pada tahun 1944. Hal ini terkait penyerangan sekutu terhadap Jepang yang saat itu menguasai sebagian besar wilayah Filipina. Douglas McArthur yang saat itu menjadi panglima besar pasukan sekutu, memerintahkan pasukannya untuk mendirikan sebuah Markas Besar Umum Daerah Pasifik Barat Daya dan lokasinya ada di Kabupaten Jayapura, yang beribukota di Sentani, tepatnya di sekitar bukit tempat Tugu McArthur berada. Inilah sebab mengapa Tugu peringatan ini mengambil nama salah satu Jenderal Besar yang dimiliki Amerika Serikat hingga saat ini. Ketika berada di atas bukit Tugu McArthur ini para pengunjung di suguhi dengan sisi kanan bukit yang berlatar deratan pegunungan Cagar Alam Cyclops dan melihat terbentangnya Danau Sentani pada sisi depan dari bukit ini.
9. Pasar Hamadi

Pasar ole-ole khas Papua ini, menawarkan beraneka ragam ole-ole khas Papua seperti; noken (tas), ukiran, aksesoris, serta lukisan diatas kulit kayu yang banyak diminati oleh para traveller sebagai tempat pembelian ole-ole khas Papua. Seperti halnya obyek wisata lain di Jayapura, pasar Hamadi juga mempunyai nilai sejarah yang cukup menarik. Keberadaannya sebagai pusat perdagangan sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda, kala itu Papua masih bernama Hollandia. Oleh sebab itu, kita juga dapat menyaksikan berbagai peninggalan sejarah di sekitar Pasar Hamadi. Salah satunya adalah Pantai Hamadi yang letaknya tidak terlalu jauh dari wilayah pasar.